October 03, 2008

Lebaranku

Akhirnya lebaran berakhir sudah..tapi suasananya masih berasa.
Aku suka sekali suasana lebaran, tahun ini pas malam takbir ga betah ada dikomplek yang sepi itu, akhirnya aku memutuskan keluar komplek dan nongkrong di jalanan. wahh seruuu ada takbir keliling..aku suka takbiran!!!allahuakbar...hihihihihi

Hari itu tiba juga, hari yang paling kutunggu2 karena aku sudah tidak sabar bersalam2an dengan tentangga dan melesat kerumah sodara2ku utk makan ketupat. entah kenapa jadi bangun kesiangan gara2 nongkrongin si takbir keliling. bangun tidur, mamak dan kakakku sudah siap, aku langsung mengambil handuk, mandi dandan dan taraaaaaa....aku siap!!tapi masi ada sisa2 beleknya hahahahaha.

Langsung nempel mamakku untuk bersalaman dengan tetangga, huhuhu niatnya didatengin satu2 rumah tetangganya tapi apa boleh baut malah ketemuan di jalan dan salam2an dijalan. Kunjungan yang aneh, tp maklum abis sholat ied semua langsung salam2an sama semua orang yg ketemu dijalan. Selesai salaman balik kerumah udah bau matahari, ahh cuek..langsung berangkat ke rumah sodara. selama perjalanan sambil mengirim sms ke teman2.

Sampai dirumah sodara, salam2an trus makannnnnnn!!! ketupat, opor ayam, rendang, sambel goreng, es buah, koalng kaling hmmm nyam2...ngobrol2..mata mulai berat sampai akhirnya aku tertidur!! ahh sial bukannya berkumpul malah ketiduran..siang2 dibangunin utk berkunjung ke rumah eyang2...yakk cuci muka bentar trus brangkat!

Dirumah eyang, makan ketupat lagi dan pada saat itu aku sudah eneg dengan ketupat. ampun om tupat!! tapi karena ga enak ama yang punya rumah, setengah dipaksa makan juga tuh ketupat..ngambil dikitttt banget. aku dan sepupu2ku sudah berjuang utk makan ketupat ini, kami saling menyemangati supaya berhasil sampai suapan terakhir hahaha sepupu2 yang aneh. Sampai akhirnya kami menemukan menu yang lain, yak ada sop kimlo ditengah2 ketupat2 sial itu hahahah..kami seperti tidak menunggu perintah, ambil piring makan sop itu dengan lahap. Sesudahnya ada rujak buah, wah kami tetap lahap memakan. Istirahat bentar, trus disuguhi lagi ama es buah, sempet bertanya2 kok menunya redundant..rujak buah dan es buah. Akhirnya es buahnya tak ada yg menjamah, maap ya yang :D.

Akhirnya pulang juga, dengan muka sebel dengan ketupat. nyampe rumah udah sore, tapi masi krucuk2 nih perut, mamak ga masak, ngintip dibawain apa ya ma eyang..jrengggggg!!ketupat lengkap dengan lauknya...arghhhh mamakkk!!eneg makkk...akhirnya kuputuskan untuk membuat indomie!!baru kali ini indomie terasa begitu nikmat, padahal dimasak biasa ajah hauhauahaua

besoknya sudah tidak ada jadwal kunjungan, aku dan sepupu2ku memutuskan untuk nonton saja. laskar pelangi lagi donk nontonnya hahaha. Dua kali menonton dua kali juga tuh film sukses membuatku menangis. Selesai nonton -no ketupat lagi ya guys- mari kita makan baso saja. Niat nyari bakmi GM, ehh tutup akhirnya makan di cafe croisant ajah deh. Aku liat semua tempat makan di mal itu penuh, hmm mungkin pikiran mereka sama denganku. Enough with ketupat opor hihihi. Akhirnya kami habiskan hari itu dengan berjalan dan berbelanja hahaha.

aku suka bulan ramadhan, ya puasanya, ya lebaranannya..walopun aku tidak merayakannya. cuma kadang mikir, puasanya sebulan lebarannya cuma 2 hari..huhuhu knp ga sebulan juga ya :)Happy idul fitri ya guys!!love this month..well nunggunya setaun lagi ya? *sad*

September 30, 2008

Mudik yukk!!

Mudik sebuah tradisi yang ada pasa saat lebaran. Perjalanan kembali menuju kampung halaman. Bagi para perantau, tradisi setaun sekali ini pasti sangat ditunggu-tunggu. Pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

Aku juga suka tradisi ini, dulu setiap lebaran pasti aku pulang ke Salatiga di rumah eyangku. Tapi semenjak si eyang sakit-sakitan dan tidak lagi menetap di Salatiga, mendadak tradisi ini menjadi hilang.

Sekarang setiap kali lebaran tiba, aku selalu melihat berita seputar arus mudik. Dan setiap kali melihat itu, ada perasaan sedih, seneng, rindu dan lain sebagainya. Rindu sekali melakukan perjalanan mudik bersama keluarga. Serunya dijalan, macetnya dijalan, tapi semuanya terpuaskan ketika sudah sampai ditujuan. Berkumpul bersama keluarga.

Pada tahun ini aku melihat, bahwa jumlah pemudik sepertinya atidak sebanyak tahun kemarin. Buktinya H-1 saat ini, jalanan menuju arah jawa tengah/timur sudah tidak macet dan hari-hari sebelumnya juga macetnya tidak terlalu panjang. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Apakah kondisi ini juga karena kondisi ekonomi sekarang ini? dan juga banyaknya mudik gratis yang disediakan beberapa perusahaan?

Entahlah apa yang menyebabkan kondisi itu, tapi yang pasti memang mudik itu memiki kenangan dan kesenangan tersendiri.

Laskar Pelangi

Laskar pelangi sebuah buku yang menjadi best seller di Indonesia. Sebuah novel karya Andrea Hirata. Seorang Andrea, tidak pernah menyangka bahwa pengalaman masa kecilnya dapat menjadi sebuah cerita yang bagus dan menjadi best seller. Dia juga tidak pernah menyangka novelnya dijadikan sebuah film.

Aku percaya semua orang memiliki pengalaman masa kecil, tapi tidak banyak yang memiliki pengalaman seperti Andrea dan tidak banyak yang mampu membuatnya menjadi sebuah cerita. Aku tidak akan membahas banyak tentang bukunya, karena aku tidak membacanya. Aku akan bercerita dari filmnya saja.

Untuk film indonesia yang berdurasi 2 jam, film ini tidak membosankan. Bagiku yang tidak membaca bukunya, selalu ada kejutan bagi saya di setiap scenenya. Hanya menurutku ada satu yang salah difilm itu, dia adalah Tora Sudiro. Kenapa harus ada Tora, karena menurutku trade mark Tora tidak cocok untuk menjadi guru (is just my opinion or you feel it too?). Pemilihan kesepuluh muridnya juga barus, didukung oleh aktor-aktris yang sudah senior film ini semakin terasa bagus.

Film yang sangat bagus untuk ditonton rakyat Indonesia. Banyak pesan moral didalamnya, termasuk kritikan tegas kepada pemerintah. Bagaimana membiarkan seorang guru tanpa gaji berjuang karena kutulusan hatinya untuk mencerdaskan bangsa. Kritikan juga bagi semua pelajar untuk menghormati guru mereka. Aku pernah menjadi pengajar non formal, dan aku merasakan benar bagaimana sulitnya mendidik seorang anak. Aku juga tidak dibayar, yang aku lakukan hanyalah sebuah pelayanan. Mungkin itu juga yang dirasakan Bu Muslimah dan guru-guru lain diluar sana. Apakah pemerintah tidak sadar akan keadaan ini? MEngapa susah sekali bagi para guru itu untuk mendapatkan gaji mereka? Sebuah PR yang cukup berat untuk pemerintah, dan semoga pemerintah juga tergerak karena film ini.

Film ini juga menunjukkan indahnya pulau Belitung. Aku yakin sekarang pulau ini menjadi lebih terkenal, dan paket wisata yang ditawarkan biro-biro perjalanan semakin mahal. Sebuah halo effect dari sebuah film untuk pulau belitung itu sendiri.

Aku menangis menontonnya, terlebih saat si tokoh utama harus pergi karena kondisi yang tidak pernah di sangka. Disaat sebuah keberhasilan didapatnya, sebuah musibah juga menimpanya. Itulah hidup ada yang datang ada yang pergi, ada yang sedih ada yang gembira. Tapi bagaimana kita bertahan dalam semua musibah itulah hikmahnya.

Aku tidak akan bercerita detail filmnya, karena nantai banyak yang kecewa. Intinya aku memberikan standing applause untuk film laskar pelangi ini. Apalagi bukunya, aku percaya pasti bukunya jauh lebih bagus, karena kemampuan sebuah novel untuk membangun imajinasi manusia jauh lebih hebat daripada sebuah film. Success for both novel and the movie. Sukses buat Laskar Pelangi!